Pengaturan
5 menit baca
14 Sep 2026

Panduan Lengkap Setup Awal Perusahaan Baru (Dari Nol Hingga Siap Pakai)

Urutan kerja HR Admin untuk menyiapkan profil perusahaan, cabang, struktur organisasi, presensi, cuti, payroll, data karyawan, dan akses ESS.

Tujuan dan Urutan Setup

Panduan ini membantu HR Admin menyiapkan perusahaan baru sampai karyawan dapat ditempatkan, melakukan presensi, mengajukan cuti, dan mengakses ESS. Ikuti tahapannya secara berurutan karena pilihan pada data karyawan bergantung pada data master yang dibuat lebih dahulu.

ℹ️
Siapkan nama dan alamat perusahaan, daftar cabang, susunan unit kerja, daftar jabatan, aturan jam kerja, serta kebijakan cuti dan payroll sebelum memulai.

Alur Setup Perusahaan dalam 8 Tahap

  1. Langkah 1: Periksa Profil Perusahaan dan Daftarkan Cabang

    Buka Kelola Perusahaan. Pastikan entitas induk yang aktif sudah benar sebelum mengatur data di modul lain.

    • Pilih perusahaan yang akan dikonfigurasi melalui pemilih perusahaan di bagian atas halaman.
    • Periksa data profil dan gunakan tombol edit pada baris perusahaan jika ada informasi yang perlu dilengkapi.
    • Buka Pengaturan Karyawan → Cabang Perusahaan, lalu pilih Tambah Cabang.
    • Pada form Tambah Cabang Baru, isi kode cabang, nama cabang, nomor telepon, dan alamat. Pilih Simpan Cabang setelah semua data diperiksa.
    Halaman Kelola Perusahaan yang menampilkan perusahaan induk dan cabang
    Pastikan perusahaan induk yang aktif sudah benar sebelum membuka pengaturan cabang.
    Halaman Kelola Cabang yang menampilkan daftar cabang perusahaan
    Pilih Tambah Cabang pada bagian kanan atas daftar cabang.
    Form Tambah Cabang Baru dengan kolom kode, nama, telepon, dan alamat
    Isi identitas cabang. Kode cabang sebaiknya singkat dan mudah dikenali pada data penempatan.
  2. Langkah 2: Susun Struktur Organisasi, Golongan, dan Jabatan

    Buat data organisasi sebelum menambahkan karyawan agar setiap orang memiliki unit dan jabatan yang valid.

    Daftar struktur organisasi dengan unit induk dan unit anak
    Susun unit induk dan unit anak agar penempatan karyawan mengikuti hierarki perusahaan.
    Form Tambah Struktur Baru dengan pilihan perusahaan, nama, kode, dan struktur induk
    Gunakan Struktur Induk untuk menempatkan divisi atau tim di bawah unit yang tepat.
    Halaman Kelola Jabatan dengan tombol Tambah Jabatan
    Pilih Tambah Jabatan untuk membuka form jabatan.
    Form Tambah Jabatan Baru dengan kolom nama dan deskripsi jabatan
    Nama jabatan akan muncul sebagai pilihan saat HR mengisi data kepegawaian.
  3. Langkah 3: Atur Jadwal Kantor, Zona Waktu, dan Geofence

    Buka Presensi → Pengaturan Kantor, lalu lengkapi aturan presensi utama.

    • Atur jam masuk, jam pulang, toleransi keterlambatan, dan hari kerja aktif.
    • Pilih zona waktu perusahaan sesuai wilayah operasional.
    • Tentukan titik kantor pada peta, radius geofence, dan kebijakan radius presensi.
    • Jika perusahaan memiliki lokasi lain, buka Presensi → Lokasi Absensi, pilih Tambah Lokasi, lalu isi detail lokasi dan titiknya pada peta.
    Pengaturan jadwal kerja dan zona waktu perusahaan
    Gunakan Pengisian Cepat jika beberapa hari memiliki jam kerja yang sama.
    Peta lokasi kantor dan pengaturan radius geofence
    Periksa posisi penanda pada peta sebelum menyimpan radius dan kebijakan presensi.
    Form Tambah Lokasi Absensi dengan cabang, koordinat, radius, zona waktu, dan peta
    Untuk lokasi tambahan, hubungkan cabang jika diperlukan lalu tentukan koordinat, radius, dan zona waktunya.
  4. Langkah 4: Buat Shift jika Jam Kerja Tidak Mengikuti Jadwal Kantor

    Lewati tahap ini jika semua karyawan memakai jadwal kantor pada tahap sebelumnya.

    Halaman Daftar Master Shift Kerja dengan tombol Tambah Shift
    Pilih Tambah Shift untuk membuat pola jam kerja baru.
    Form Tambah Shift Baru dengan jam masuk, jam pulang, toleransi, dan warna
    Periksa jam masuk dan pulang dengan teliti, terutama untuk shift yang melewati tengah malam.
  5. Langkah 5: Atur Jenis Cuti dan Alur Persetujuan

    Siapkan aturan pengajuan sebelum karyawan menggunakan menu cuti.

    Halaman Kelola Master Tipe Cuti
    Pilih Tambah Tipe Cuti setelah memeriksa tipe cuti yang sudah tersedia.
    Form Tambah Tipe Cuti Baru dengan kuota, gender, lampiran, dan ketentuan
    Sesuaikan kuota dan ketentuan dengan kebijakan perusahaan sebelum menyimpan tipe cuti.
    Form Pengaturan Alur Persetujuan Cuti Dinamis
    Periksa cakupan dan urutan persetujuan sebelum menyimpan alur.
  6. Langkah 6: Konfigurasi Payroll

    Buka Payroll → Pengaturan Payroll. Lengkapi konfigurasi yang memang digunakan perusahaan.

    • Atur tanggal pembayaran, metode pajak, serta rentang cut-off kehadiran dan penggajian.
    • Lengkapi NPP BPJS Ketenagakerjaan jika perusahaan menggunakannya.
    • Buka tab Komponen Gaji, lalu pilih Tambah Komponen.
    • Isi nama, tipe, dasar perhitungan, frekuensi bayar, nominal atau persentase, urutan tampilan, aturan pajak, dan cakupan cabang.
    Halaman Pengaturan Payroll dengan jadwal pembayaran dan cut-off
    Mulai dari jadwal dan cut-off, lalu lanjutkan ke NPP BPJS dan Komponen Gaji.
    Form Tambah Komponen Gaji Baru dengan tipe, dasar hitung, frekuensi, nominal, dan cakupan cabang
    Gunakan tipe dan dasar perhitungan yang sesuai karena pilihan ini menentukan cara komponen dihitung.
  7. Langkah 7: Tambahkan atau Impor Karyawan

    Masukkan karyawan setelah cabang, struktur, jabatan, dan aturan operasional tersedia.

    • Untuk data massal, buka Daftar Karyawan → Impor Karyawan. Pilih format, unduh template, isi file, kemudian unggah dan periksa hasil validasi sebelum konfirmasi impor.
    • Untuk satu orang, buka Daftar Karyawan → Tambah Karyawan. Form akan membuka tahap pertama, yaitu Akun & Info Utama.
    • Isi nama lengkap. Lengkapi email, nomor telepon, jenis kelamin, dan tanggal bergabung sesuai kebutuhan.
    • Aktifkan Buat akun login untuk karyawan ini? jika karyawan perlu mengakses ESS, lalu pilih Selanjutnya.
    • Selesaikan tahap Biodata & Kontak, Penugasan Kerja, Finansial & Gaji, dan Dokumen. Pada Penugasan Kerja, periksa perusahaan, cabang, struktur organisasi, jabatan, atasan langsung, lokasi absensi, serta shift jika digunakan.
    Form Tambah Karyawan tahap Akun dan Info Utama dengan navigasi lima tahap
    Mulai dari informasi utama dan pengaturan akun ESS, lalu lanjutkan hingga tahap Dokumen.
    Halaman Impor Karyawan Secara Masal dengan pilihan format template
    Ikuti empat petunjuk pada halaman impor dan periksa pratinjau sebelum menyimpan data.
  8. Langkah 8: Uji Akun Karyawan dan Siapkan ESS

    Lakukan uji coba dengan satu akun karyawan sebelum membagikan akses kepada seluruh tim.

    • Buka Mobile ESS dan masuk menggunakan email serta password akun karyawan.
    • Periksa apakah karyawan dapat membuka profil, presensi, cuti, dan menu lain sesuai hak aksesnya.
    • Jika verifikasi wajah diwajibkan, lakukan perekaman melalui Perekaman Wajah.
    • Uji satu kali presensi dan satu pengajuan sebelum tanggal mulai penggunaan sistem.
    Halaman login ESS untuk karyawan
    Gunakan akun karyawan untuk menguji akses ESS dan menu yang diberikan kepadanya.

Checklist Sebelum Digunakan Karyawan

Modul Item Konfigurasi Status
Company Perusahaan aktif dan cabang sudah terdaftar Wajib
Organisasi Unit kerja dan jabatan tersedia untuk penempatan Wajib
Presensi Jadwal, zona waktu, lokasi, dan radius sudah diuji Wajib
Shift Master dan jadwal shift jika perusahaan memakai sistem shift Opsional
Approval Jenis cuti dan alur persetujuan sudah diuji Wajib
Payroll Jadwal, cut-off, pajak, BPJS, dan komponen gaji diperiksa Wajib
Karyawan Data penempatan dan akun ESS karyawan sudah diuji Wajib
💡
Saran uji coba: Gunakan satu akun admin dan satu akun karyawan sebagai data percobaan. Periksa seluruh alur penting dengan kedua akun sebelum mengimpor data karyawan dalam jumlah besar.

Apakah panduan ini membantu?

Beri tahu kami agar kami bisa terus meningkatkan kualitas panduan.