Cabang Tidak Harus Berarti Kantor di Kota Lain
Dalam PCS HRIS, Cabang Perusahaan tidak terbatas pada kantor yang berada di wilayah berbeda, seperti Cabang Jakarta atau Cabang Banjarmasin. Cabang juga dapat digunakan untuk mewakili bagian usaha atau lokasi operasional yang dikelola secara tersendiri, meskipun masih berada di kota, kawasan, atau kompleks yang sama dengan perusahaan utama.
Nama yang digunakan perusahaan juga tidak menjadi penentu. Sebuah bagian dapat disebut unit, site, outlet, pabrik, proyek, sekolah, klinik, atau kantor cabang. Jika bagian tersebut mempunyai pengaturan operasional dan susunan organisasi sendiri, bagian tersebut lebih tepat dicatat sebagai Cabang Perusahaan.
Perbandingan Singkat
| Pembeda | Cabang Perusahaan | Struktur Organisasi |
|---|---|---|
| Kegunaan | Membentuk ruang lingkup operasional yang dapat diatur secara khusus. | Menyusun fungsi kerja dan hubungan hierarki di dalam perusahaan atau cabang. |
| Contoh | Pabrik Produksi, Unit Klinik, Outlet A, Site Proyek, atau Cabang Makassar. | Direksi, Divisi Operasional, Departemen Keuangan, atau Tim Rekrutmen. |
| Hubungan data | Dapat memiliki jam kerja, lokasi absensi, kebijakan, dan Struktur Organisasi sendiri. | Setiap struktur ditempatkan langsung di perusahaan utama atau pada cabang tertentu. |
| Menu Navigasi | Pengaturan Karyawan → Cabang Perusahaan |
Struktur Organisasi |
Kapan Memakai Cabang atau Struktur?
Gunakan kebutuhan pengelolaannya sebagai dasar, bukan nama atau jarak lokasinya.
Buat sebagai Cabang Perusahaan jika:
- mempunyai jam kerja atau pola shift yang perlu dibedakan dari perusahaan utama;
- mempunyai lokasi atau titik absensi sendiri;
- membutuhkan kebijakan operasional, payroll, atau alur persetujuan yang diterapkan khusus;
- mempunyai karyawan dan Struktur Organisasi sendiri; atau
- perlu tersedia sebagai pilihan cakupan atau filter pada pengelolaan data HR.
Buat sebagai Struktur Organisasi jika:
- hanya perlu menunjukkan divisi, departemen, bagian, atau tim tempat karyawan berada;
- perlu menunjukkan susunan induk dan subbagian;
- perlu mencatat kepala dari suatu bagian; atau
- masih mengikuti pengaturan operasional perusahaan atau cabang yang menaunginya.
Contoh dalam Satu Wilayah
PT Contoh memiliki kantor utama dan Unit Produksi dalam kawasan yang sama. Unit Produksi mempunyai jam kerja bergilir, gerbang absensi, kebijakan operasional, serta Divisi Produksi dan Tim Quality Control sendiri. Walaupun tidak berada di kota lain, Unit Produksi lebih tepat dibuat sebagai Cabang Perusahaan.
Di dalam Cabang Unit Produksi tersebut, buat Divisi Produksi dan Tim Quality Control sebagai Struktur Organisasi. Dengan demikian, pengaturan operasional berada pada cabang, sedangkan penempatan dan hierarki karyawan berada pada struktur.
Membuat Cabang Perusahaan
-
Buka Daftar Cabang
Buka
Pengaturan Karyawan → Cabang Perusahaan. Periksa dahulu apakah cabang yang dibutuhkan sudah tersedia.
Halaman Cabang Perusahaan menampilkan cabang yang sudah tersimpan dan tombol Tambah Cabang. -
Isi Form Tambah Cabang
Klik Tambah Cabang, pilih perusahaan induk, lalu lengkapi nama, kode, alamat, dan data lain yang tersedia. Klik Simpan setelah datanya diperiksa.
Pilih perusahaan induk yang benar sebelum mengisi identitas cabang.
Membuat Struktur Organisasi
-
Buka Daftar Struktur
Buka
Struktur Organisasi. Buat unit tingkat atas lebih dahulu agar dapat dipilih sebagai induk untuk unit berikutnya.
Gunakan daftar ini untuk memeriksa unit, kepala, jumlah anggota, dan hubungan induknya. -
Isi Form Tambah Struktur
Klik Tambah Struktur. Pilih perusahaan atau cabang, isi nama dan kode struktur, kemudian tentukan Induk serta Kepala jika sudah tersedia. Klik Simpan.
Pilihan perusahaan atau cabang menentukan struktur ini berada di bawah entitas operasional mana. Pilihan Induk menentukan posisinya dalam hierarki.
Contoh Penempatan Karyawan
Rina bekerja di Unit Produksi sebagai anggota Tim Quality Control. Pada data Rina, pilih Unit Produksi pada Cabang Perusahaan dan Tim Quality Control pada Struktur Organisasi. Cabang menentukan konteks operasional yang berlaku untuk Rina, sedangkan struktur menunjukkan posisi Rina dalam susunan kerja.